NARASIBARU.COM - Ratusan warga dari Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik melakukan aksi penghancuran patung mantan Kepala Desa setempat yang dikenal dengan nama Patung Pak Inggih. Patung tersebut dinilai warga sebagai bagian dari tradisi jahiliyah.
Dalam aksi tersebut, warga tampak antusias. Warga juga serentak membacakan sholawat Asghil, serta lantunan takbir saat patung berhasil dihancurkan.
“Hancurkan kedholiman di Sekapuk,” teriak warga dari mobil komando truk, Sabtu (30/12/2023).
Dalam aksi tersebut juga terdapat spanduk bertuliskan Pembohongan Publik! Goro Gawe Pasilan Gak Sesuai Kenyataan.
Salah satu warga Nur Khoiriyah mengungkapkan, warga Sekapuk mengaku sangat geram atas aksi dari mantan Kades, yang mendedikasikan dirinya sebagai Begawan Setigi maupun Begawan Kebun Pak Inggih (KPI). Padahal dari Kades sebelumnya tidak ada yang mendedikasikan seperti itu.
“Kades sebelum-sebelumnya juga banyak berjasa. Meskipun perkembangannya tidak seperti sekarang,” ungkapnya, di Wisata KPI Sekapuk, Gresik.
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas