INSIDEN pemuda yang mabuk-mabukan dan tertabrak kereta api hingga meninggal dunia menyedot perhatian warga. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, lokasi kejadian di belakang Ponpes Hidayatul Mubtadi’in, Lingkungan Condro Utara, Kelurahan/ Kecamatan Kaliwates. Beragam orang datang. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Mereka datang karena penasaran dan ingin menggali cerita mengapa korban bisa tertabrak kereta api saat tahun baruan itu. “Kok bisa ketabrak kereta api?” ucap Haikal, warga sekitar. Sementara, banyak warga lainnya yang ke rel kereta api untuk mencari serpihan daging hingga tulang korban.
Tampak pula anak-anak turut membantu mencari serpihan bagian tubuh korban tersebut. Driver ojol yang berangkat kerja juga menyempatkan berhenti dan mendatangi langsung rel kereta api yang menjadi lokasi pemuda tertabrak kereta api.
Kata Sulakdono, warga setempat, memang rel kereta api tersebut dekat dengan permukiman warga. Lokasinya yang nyaman dan tenang menjadi tempat favorit untuk pesta miras. “Tempatnya sepi, tenang. Jadi, cocok buat mabuk-mabukan,” katanya.
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas