Dia menilai persoalan batubara ini tidak hanya soal penegakan hukum, namun ada persoalan sosial dan ekonomi yang harus diperhatikan secara bersama.
Sumber juga mengaku diperusahan tempat dia bekerja juga melakukan pemberhentian karyawan sementara hingga operasional tambang.
"Iya untuk jalur darat kebanyakan stop" singkatnya.
Terpisah. sumber lain dari salah satu perusahaan batubara di Kabupaten Muaro Jambi juga mengungkapkan hal senada, dia menilai situasi saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan produksi dan menekan biaya pengeluaran perusahaan.
Baca Juga: Pasca Penghentian Operasional Angkutan Batubara, SPBU dan Lalulintas Berjalan Lancar
"Iya satu kontraktor sebagian merumahkan karyawan-nya, untuk efisiensi dan efektivitas kerja dengan kondisi saat ini, dan ini bersifat sementara" imbuhnya.
Sementara itu tengah viral di media sosial instagram seorang anak kecil yang diketahui anak dari seorang pengemudi angkutan batubara meminta Gubernur Jambi Al Haris memperbolehkan angkutan batubara beroperasi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarjambikito.id
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas