KLIKANGGARAN -- Serikat buruh Argentina telah mengajukan seruan untuk melakukan pemogokan massal pada hari Rabu sebagai bentuk protes terhadap reformasi ekonomi yang diperkenalkan oleh Presiden Javier Milei.
Serikat buruh Argentina yang mewakili berbagai industri, termasuk transportasi, konstruksi, dan sektor publik, akan menggelar demonstrasi di Buenos Aires.
"Setidaknya 200.000 orang akan turun ke jalan [di Buenos Aires] dan saya yakin pemogokan ini akan berlangsung secara total," kata Gerardo Martinez, pemimpin Serikat Pekerja Konstruksi Argentina kepada Financial Times menjelang protes.
Dia percaya bahwa pemerintah "melanggar kontrak sosial" dengan reformasi baru mereka dan bahwa pemogokan tersebut mungkin akan meyakinkan anggota parlemen untuk memblokir tindakan tersebut dan memulai negosiasi alternatif untuk mendukung perekonomian.
"Kami tidak memilih jalur ini, tetapi sayangnya mereka tidak memberi kami alternatif... Kami menyadari bahwa inflasi [harus diturunkan]. Kami malu memiliki negara dengan tingkat kemiskinan seperti ini. Namun, kami tidak dapat menerima bahwa biaya untuk mencapai stabilitas ekonomi hanya ditanggung oleh pekerja dan kelas menengah," ujarnya.
Artikel Terkait
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas
Meteor Jatuh di Danau Maninjau: Fakta dan Penjelasan Polisi Terbaru