NARASIBARU.COM - Tokoh adat Melayu masyarakat Jambi mengecam keras tindakan anarkis unjuk rasa sopir truk batubara di kantor Gubernur Jambi Senin (22/1/2024) kemarin.
Aksi tersebut dianggap telah merusak Tuah atau Marwah dan martabat Provinsi Jambi, seharusnya aksi unjuk rasa tersebut dapat berjalan dengan baik dan damai sehingga ketertibannya bisa tetap terjaga dengan baik.
Dewan pimpinan Tokoh Adat Melayu masyarakat Jambi, Azhar meminta aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dan memproses pelaku anarkis dilakukan sopir angkutan batubara sesuai dengan hukum yang berlaku.
Baca Juga: Demo Sopir Angkutan Batubara Anarkis, Al Haris Minta Tangkap Provokator
Baca Juga: Tidak Pernah Mengusik Gurita Batubara di Jambi, Pemuda Pancasila Meradang
Baca Juga: Soal Angkutan Batubara, Al Haris: Saya Juga Tidak Mau Berlaku Zolim
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas