"Karena tinggal pembagian tugas saja ada yang mendukung Ganjar, dan Ganjar dipasangkan dengan Sandiaga Salahudin Uno, konon begitu skenarionya, lalu Ganjar Pranowo dipasangkan dengan Erick Thohir," ujarnya.
Selanjutnya, siapapun yang menang atau kalah antara Ganjar maupun Prabowo, maka akan masuk dalam kabinet pemerintahan, maka dari itu, kata Refly Harun, menjadi yang terpenting terkait Anies Baswedan dan para pendukungnya untuk disingkirkan.
Refly Harun pun menegaskan bahwa hal itu ialah politik jorok yang merupakan politik harusnya tidak terjadi.
"Lalu siapapun yang menang akan sama-sama di kabinet kembali, yang paling penting Anies dan para pendukungnya disingkirkan terlebih dulu, nah ini politik jorok, politik yang harusnya tidak terjadi," pungkas Refly Harun.
Sumber: newsworthy
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026