"Pun saat ini, PDIP tidak ingin ikut dianggap andil memusuhi koalisi perubahan," jelas Dedi.
Di sisi lain, Demokrat dan AHY juga punya kepentingan. Setidaknya, pertemuan ini bisa ditunjukkan Demokrat kepada Moeldoko, Jokowi, dan semua afiliasi istana. Sehingga Moeldoko tidak lagi mengganggu Demokrat.
"Bahwa Demokrat punya kawan yang kuat, yakni PDIP, sehingga perlu menakar dua kali jika ingin sabotase Demokrat," pungkasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu Sugiono