“Bahkan Dedi Mulyadi dapat lebih fokus menelusuri motif dana diendapkan di bank, terutama yang disimpan dalam bentuk deposito,” kata Jamiluddin.
Atas dasar itu, Jamiluddin mengaku tidak heran jika muncul asumsi bahwa inspeksi mendadak (sidak) Dedi Mulyadi ke pabrik air kemasan merek Aqua di Subang, Jawa Barat adalah pengalihan isu.
“Kiranya Dedi Mulyadi perlu menuntaskan hal itu, agar tuduhan negatif terkait pengendapan anggaran daerah dapat diminimalkan. Hal itu dapat diwujudkan bukan dengan kata-kata, tapi bukti berdasarkan hasil investigasi,” pungkas Jamiluddin
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?