"Mereka mengunci peristiwa. Padahal, untuk agenda yang lain, keduanya begitu gemar mengadakan konferensi pers," sindirnya.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa Eggi dan Damai telah mensyaratkan tidak ada dokumentasi dan publikasi atas pertemuan tersebut.
"Keduanya berangkat ke Solo, juga atas dasar kesepakatan ini," ujar Khozinudin.
Namun, menurutnya, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dinilai terlalu naif. Mereka dianggap bukan sedang membuat kesepakatan dengan pihak yang dapat dipercaya.
"Segera saja, pertemuan itu dibocorkan oleh Jokowi. Bocoran tipis dikabarkan oleh Kompol Syarif, selaku ajudan Jokowi yang mengabarkan kedatangan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis," pungkas Khozinudin.
Artikel Terkait
Polemik Ijazah Jokowi: Analisis Dampak Hukum & Politik Elektoral 2024
Kontroversi Mens Rea Pandji Pragiwaksono: Analisis Tudingan Antek Asing & Kaitan Gibran
Strategi PDIP Sebagai Penyeimbang: Analisis Posisi Politik dan Peluang Koalisi Menuju Pemilu 2029
Nama Jokowi Masih Viral di Isu Nasional Pasca Lengser, Warganet Heboh!