"Oleh Bapak Presiden semua berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara, kepada kepentingan masyarakat, sangat bagus," jelas Prasetyo.
Pertemuan digelar dalam berbagai format, baik terbuka maupun tertutup, dan rencananya akan terus dilanjutkan dengan tokoh-tokoh nasional lainnya.
Fokus Diskusi dengan Abraham Samad
Mengenai pertemuan dengan Abraham Samad, Prasetyo menyatakan bahwa pembicaraan tidak berkisar pada pengembalian UU KPK. Presiden lebih ingin mendapatkan penjelasan dan pengalaman Samad dalam hal pemberantasan korupsi.
"Jadi, beliau (Presiden Prabowo) ingin mendapatkan penjelasan dan bagaimana ini sekali lagi, korupsi adalah pekerjaan rumah bagi kita semuanya," tandasnya.
Durasi dan Respons Tokoh
Pertemuan tersebut dilaporkan berlangsung cukup lama, hampir mencapai 5 jam. Abraham Samad dalam sebuah wawancara televisi menyebut, diskusi berjalan intens hingga "sampai lupa makan malam."
Kabar mengenai pertemuan ini pertama kali diungkap oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, yang menyebutnya sebagai pertemuan untuk membahas kepentingan negara.
Artikel Terkait
Said Didu Bongkar Pertemuan 4 Jam dengan Prabowo: Sepakat Hancurkan Oligarki & Geng SOP
Strategi Politik Jokowi 2029-2034: Dukungan ke PSI Kaesang & Gibran
Kritik Dokter Tifa: Jokowi di Rakernas PSI Dinilai Playing Victim, Ini Analisis Lengkapnya
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno: Pertemuan Malam Bahas Pemilu dan Hukum