Masa Depan PSI Tanpa Jokowi: Analisis Tantangan Figur Kaesang & Prediksi Elektabilitas

- Minggu, 08 Februari 2026 | 07:50 WIB
Masa Depan PSI Tanpa Jokowi: Analisis Tantangan Figur Kaesang & Prediksi Elektabilitas

Masa Depan PSI Dipertanyakan, Analis Sebut Andalkan Figur Jokowi Saja Tidak Cukup

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai akan menghadapi tantangan berat untuk berkembang menjadi partai besar. Analis politik Saiful Huda Ems menyoroti ketergantungan partai pada figur mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai salah satu faktor penghambat utama.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi pidato Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, pada akhir Januari 2026. Saiful mengingatkan bahwa basis politik Jokowi sendiri berasal dari dukungan dan pengangkatan oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Keterbatasan Pengalaman Politik Jokowi dan Keluarga

Analis tersebut lebih lanjut menjelaskan bahwa baik Jokowi maupun anak-anaknya tidak memiliki rekam jejak dalam mengelola partai politik. Ia secara khusus menyoroti penunjukan Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI hanya dua hari setelah resmi menjadi kader.

"Pertanyaannya, bagaimana mungkin seseorang tanpa pengalaman memimpin dan mengelola partai politik diharapkan dapat membesarkan PSI?" ujar Saiful.


Halaman:

Komentar