Fenomena Tembok Ratapan Solo di Google Maps: Dampak dan Ancaman bagi Elektabilitas PSI

- Minggu, 22 Februari 2026 | 14:00 WIB
Fenomena Tembok Ratapan Solo di Google Maps: Dampak dan Ancaman bagi Elektabilitas PSI

Fenomena Tembok Ratapan Solo: Dampak dan Ancaman bagi PSI Menurut Pengamat

Fenomena rumah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo yang diubah namanya menjadi 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps diprediksi akan memberikan dampak signifikan bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pengamat menilai hal ini merupakan bentuk kritik publik yang dapat merembes ke citra partai.

Kritik Publik dan Citra Negatif Jokowi

Efriza, Pengamat dari Citra Institute, menyatakan bahwa fenomena ini diramaikan netizen sebagai ekspresi kekecewaan dan kritik terhadap Jokowi. Setelah tidak lagi menjabat, rumah Jokowi kerap menjadi lokasi kunjungan berbagai pihak, yang kemudian memicu respons satire di dunia digital.

"Ekspresi satire publik ini dilakukan untuk memberikan kesan dan efek citra negatif terhadap Jokowi dan keluarganya," ujar Efriza, seperti dikutip pada Minggu, 22 Februari 2026.

Dampak Langsung terhadap Elektabilitas PSI


Halaman:

Komentar