NARASIBARU.COM -Presiden Joko Widodo hanya bisa "jualan" investor dihadapan rakyatnya sendiri. Namun, Jokowi tidak mampu menarik investor untuk memberikan investasi di Ibukota Negara (IKN) Nusantara.
Hal itu disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi merespon rencana investasi senilai Rp175 triliun dari perusahaan asal China, Xinyi International Investment Limited.
Kabar investasi itu, muncul usai Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada pekan ini.
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah