Sebagai informasi, Anies merupakan capres usungan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Koalisi ini terdiri dari NasDem, Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Hingga kini, Koalisi Perubahan maupun Anies belum menentukan siapa cawapres yang akan diusung pada Pilpres 2024.
Demokrat sendiri terus mendorong ketua umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk jadi cawapres Anies. Meski demikian, NasDem secara tersirat menyatakan kekurangsetujuannya.
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali meminta Anies pilih cawapres bukan hanya karena pertimbangan sosok itu punya partai politik.
“Seseorang dipilih sebagai cawapres bukan pertimbangannya karena mempunyai partai, bukan pertimbanganya Anies bisa maju saja,” ujar Ali dalam keterangan tertulis, Selasa (1/8/2023). AHY sendiri merupakan satu-satunya kandidat cawapres kuat untuk Anies yang ‘mempunyai partai’.
Sumber: solopos
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah