Zulhas yang juga menjabat Menteri Perdagangan itu menegaskan keputusan mendukung Prabowo Subianto sebagai Capres 2024 tidak ada intervensi presiden.
"Jadi ini keputusan bersama, bareng-bareng. Sekali lagi tidak ada arahan dari Presiden Jokowi," pungkasnya.
Sementara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto merasa bangga lantaran 4 partai sudah mencapai satu visi. Para ketua umum 4 partai ini, juga mudah dalam berkomunikasi dan memiliki tujuan yang sama. Hal tersebut lantaran keempatnya tergabung dalam koalisi pendukung Presiden Joko Widodo.
Namun demikian, Menko Perekonomian RI itu menilai bahwa perjalanan masih panjang dan butuh konsolidasi penuh untuk mencapai kemenangan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?