Adhie mengaku heran melihat situasi perpolitikan bangsa Indonesia saat ini menjelang Pilpres 2024. Hal itu dikarenakan, urusan cawapres sangat rumit. Apalagi, para capres saat ini belum menentukan cawapresnya.
"Kan persoalannya ada di cawapres nih, seolah-olah cawapres ada masalah besar di dalam politik kita. Semua orang berhitung soal cawapres. Pertanyaannya adalah, seberapa besar sih kinerja wapres di Republik ini? Setiap pertarungan itu selalu persoalannya di wapres kan," jelas Adhie.
Melihat kondisi perpolitikan seperti itu, Adhie menilai bahwa para capres saat ini secara politik belum siap karena masih sibuk dengan pertarungan siapa sosok cawapresnya.
"Karena faktanya wapres itu setelah terpilih juga enggak ngapa-ngapain. Sementara wapres itu penting ketika menjelang pilpres, setelah pilpres enggak ada manfaatnya, tidak dimanfaatkan," terang Adhie.
Untuk itu, Adhie berharap, Wapres Maruf Amin dapat memberikan fatwa politik soal wapres. Hal itu bertujuan agar tidak menjadi pertengkaran dan kegaduhan politik baru.
"Setelah capresnya terpilih ini kok menentukan wapresnya lebih gaduh ketika menentukan capresnya. Harusnya kegaduhan itu terjadi ketika memilih capres kan. Ini kok di Indonesia ke balik," pungkas Adhie.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah