"Tentu saya sudah menjadi politisi yang kaya raya dengan 10 tahun di DPR. Jadi tidak pernah saya berbicara soal kepentingan uang, finansial pribadi. Itu ada tempat lain, dan itu tidak ada hubungannya dengan politk ya," kata Budiman.
"Jadi pernyataan itu menurut saya hanya menunjukan bahwa mungkin cara berpikir orang yang mengatakan itu ya seperti itu lah, seperti ikan, dia pikir seluruh dunia itu adalah air. Padahal di atas ada banyak hal. Saya yakin apa yang saya lakukan beyond urusan-urusan seperti itu" sambungnya.
Diketahui, keputusan Budiman Sudjatmiko mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 menjadi bola panas. Politisi PDI P, Deddy Yevri Hanteru Sitorus membongkar borok dari mantan aktivis 98 tersebut.
Menurut Deddy, Budiman saat ini playing victim. Lebih lanjut kata Deddy, Budiman seolah tak tahu terima kasih padahal utang-utang miliknya yang mencapai miliaran rupiah dibayari oleh Sekjen PDIP.
"Tetapi pintarnya Budiman, mau main sandiwara. Saya gak mau mundur, saya sedih. Dia inginnya supaya PDIP pecat saja. Maksudnya apa? mau main sineteron, mau playing victim" kata Denny seperti dilihat dari video unggahan akun Tiktok @deddyyevrisitorus, Selasa (22/8).
"Banyak banget alasan lo Bud. Mulai dari persatuan kaum nasionalis, lalu kepentingan strategis, lalu lebih berat berkawan daripada berlawan," katanya.
"Kita tahu siapa Anda. Anda punya banyak masalah di bidang keuangan, anda punya banyak ambisi, padahal kita bertahun-tahun banyak mengurus Anda. Sekjen langsung, utang-utang anda kita beresin, yang begitu besar, miliaran, tapi ya ternyata tidak ada artinya buat Anda,"
"Anda datang ke Sekjen minta kuris menteri kalau pak Ganjar menang, tentu saja kami kaget. Karena tidak ada yang bisa menggaransi itu, bahkan ibu Megawati," jelas Deddy.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026