“Jangan sampai pemberitaan dipenuhi dengan narasi negatif, yang membingungkan publik,sehingga tidak akan ada tokoh atau pihak yang terprovokasi dengan kabar yang belum terverifikasi,” jelas Wakil Ketua DPR RI tersebut.
“Sebagian Media massa yang memuat narasi yang kurang pas tersebut selayaknya harus terus mengedukasi publik dalam memperoleh informasi,” jelasnya lagi.
Dia menambahkan narasi negatif dan fakta yang tidak belum terverifikasi, dengan isu politik identitas, tidak hanya dapat merusak nama Prabowo dari segi elektabilitas, tetapi juga mengancam Pemilu damai.
“Lebih dari itu, negara juga dapat dirugikan secara dampak stabilitas. Partai Gerindra tetap teguh pada pendirian untuk menjalani tahapan pemilu dengan penuh kedamaian, kegembiraan dan kesejukan,” tutupnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Pertemuan Jokowi, Eggi Sudjana, dan Damai Lubis: Analisis Dampak Politik Menuju Pemilu 2029
SBY Serukan Sidang Darurat PBB: Ancaman Perang Dunia III Makin Nyata, Ini Analisisnya
Gerakan Rakyat Dukung Anies Baswedan Capres 2026, Targetkan Jadi Partai Politik
Polemik Ijazah Jokowi 2026: Sidang CLS, Saksi Kunci, dan Perubahan Sikap Eggi Sudjana