Namun, menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, Prabowo Subianto harus siap bila sewaktu-waktu dukungan Jokowi berubah.
"Prabowo harus siap dengan segala sesuatunya dengan atau tanpa endorse Jokowi. Karena apapun judulnya Jokowi itu kader PDIP," kata Adi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/9).
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu menegaskan, Prabowo tak bisa terus mengharapkan dukungan dari Jokowi yang jelas kader banteng.
Sudah waktunya ketua umum Gerindra itu menunjukan ke publik karakternya sebagai bakal Capres seperti saat dirinya berlaga di Pilpres 2014 dan 2019 lalu.
"Bukan Prabowo yang karena dekat dengan Jokowi," tandas Adi Prayitno.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti