NARASIBARU.COM -Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando sudah menduga putusan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) soal kemunculan Bacapres PDIP Ganjar Pranowo dalam tayangan azan salah satu stasiun TV bukan pelanggaran.
Pasalnya menurut Ade, KPI tidak berani dengan Hary Tanoesoedibjo, atau HT yang menjadi Ketua Umum Ketua Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang merupakan salah satu partai pengusung koalisi Ganjar Pranowo.
"Seperti sudah bisa diduga, KPI memutuskan munculnya Ganjar di azan MNC bukan pelanggaran aturan. Ya mana berani sih KPI pada pemodal sebesar HT yang mengabdi pada partai terbesar di Indonesia," ungkap Ade dilansir dari akun X, Jumat (15/9/2023).
Sebelumnya, berdasarkan hasil sidang pleno pada Rabu (13/9/2023), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tidak ada pelanggaran dalam tayangan azan di salah satu stasiun TV yang menampilkan Ganjar Pranowo menjelang Pilpres 2024.
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026