NARASIBARU.COM - Pemerintahan Presiden Joko Widodo dianggap tidak memberikan perhatian serius terhadap perkembangan ilmu pengetahuan sains.
Demikian disampaikan Dewan Pertimbangan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat, Jumhur Hidayat dalam webinar bertajuk “Meneropong Hubungan Demokrasi dan Keadilan” pada Jumat malam (22/9).
“Saya (menilai) jujur, pemerintah sekarang ini anti sains,” kata Jumhur.
Bahkan pandangan Jumhur, minimnya kepedulian Presiden Jokowi terhadap sains berdampak hingga kepada kebijakan pemerintah. Selama memimpin dua periode, kebijakan-kebijakan yang keluarkan pemerintah sama sekali jauh dari pendekatan saintifik.
“Tidak scientific base policy. Jadi kebijakan tidak dilahirkan berdasarkan sains dan knowledge (melainkan) berdasarkan bisik-bisik,” sesal Jumhur.
Artikel Terkait
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu Sugiono