NARASIBARU.COM - Kehadiran bakal capres-cawapres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ke acara pernikahan putri pentolan Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) sulit dihindarkan dari nuansa politik.
Pasalnya, selain Anies-Cak Imin adalah kandidat pasangan bakal capres-cawapres di Pilpres 2024, HRS juga terkenal sebagai salah satu tokoh politik sekaligus ulama yang kritis terhadap pemerintah.
Demikian analisa Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Kamis (28/9).
“Ya pasti politik. Pertemuan itu berbasis pada relasi politik ya, walaupun itu pertemuan dianggap acara keluarga,” kata Ujang.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Kritik Sumbangan Rp17 Triliun ke BoP: Ironi dengan Bunuh Diri Siswa SD karena Tak Beli Buku
Prabowo Diminta Tuntut Erick Thohir Soal Dugaan Penyimpangan Aset BUMN
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas