Lanjut Refly, jika dibandingkan dengan bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto, gaya bicara Anies sangat berseberangan. Sebab Prabowo memiliki gaya bicara yang frankly speaking seperti halnya Megawati Soekarnoputri.
"Model Megawati pidato yang berjarak tidak dialogis. Cenderung monolog. Tidak cocok juga bagi Prabowo Subianto yang modelnya sama seperti Megawati," ungkap Refly.
Sementara Refly melihat gaya bicara bakal capres PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, juga terbilang luwes. Meski begitu, Ganjar dinilai banyak blunder dengan merendahkan lawan bicaranya.
"Tetapi dalam lingkungan tertentu orang seperti Anies dinilai muter-muter. Dianggap terlalu teoritis. Padahal dia ingin menjelaskan setuntas-tuntasnya," tandas Refly Harun.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah