"Terlihat hebat, heroik, dan peduli dan merakyat, tapi palsu. Ini malah memperlihatkan fakta selama menjadi gubernur sama sekali tidak memperhatikan para penyandang disabilitas," kata Teddy dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/10).
Teddy memprediksi, politisi PDIP itu tidak paham dengan UU tentang Penyandang Disabilitas yang mengatur kewajiban untuk mempekerjakan penyandang disabilitas.
Padahal dalam UU tersebut, baik Pemerintah Pusat, Pemda, BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta memiliki kewajiban untuk mempekerjakan penyandang disabilitas. UU tersebut juga mengatur kuota pekerja disabilitas hingga pelatihan.
"Jadi seharusnya beliau menjalankan perintah UU itu saat menjadi gubernur. Ganjar mau terlihat sempurna, berakting untuk terlihat tahu, sehingga jadi sok tahu. Demi Pemilu, mendadak terlihat peduli," tandasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti