Sumber sengketa bukan hanya karena soal kepemilikan wilayah suatu negara, tetapi juga masalah yang lebih serius karena di Blok Ambalat mengandung minyak dan gas yang jika dimanfaatkan secara maksimal dapat bertahan hingga 30 tahun ke depan.
Prabowo menambahkan, Indonesia dan Malaysia sepakat untuk mengaktifkan kembali pos-pos perbatasan yang sebelumnya tutup akibat pandemi yang terjadi sejak 2020. Bukan hanya itu, patroli bersama juga sudah dilakukan kedua negara dengan mekanisme coordinated patrol.
Secara keseluruhan, ada 14 pos perbatasan yang sudah dihidupkan kembali. Tujuh di antaranya berada di wilayah Indonesia dan tujuh lainnya di wilayah Malaysia. Seluruhnya berada di Kalimantan dan dijaga personel TNI serta personel Angkatan Bersenjata Malaysia.
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?