"Ganjar harus mencari (bakal) calon wakil presiden yang dapat memperkuat dirinya di Jawa Barat," tambahnya.
Menurut Hendri, nama Muhaimin Iskandar bisa menjadi opsi tersendiri di samping nama-nama yang sudah beredar, seperti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menparekraf Sandiaga Uno, hingga mantan panglima TNI Andhika Perkasa.
Sementara itu, lanjut Hendri, usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal perubahan syarat capres dan cawapres minimal berusia 40 tahun atau pernah menjadi kepala daerah, bakal capres usungan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto sudah menyebutkan empat bakal cawapres untuk dirinya berdasarkan daerah, mulai dari Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan luar Pulau Jawa.
Nama-nama tokoh potensial sebagai bakal cawapres dari Jawa Barat ada Ridwan Kamil dan Susi Pujiastuti. Namun, kekuatan Prabowo di provinsi tersebut cukup kuat, sehingga kehadiran bakal cawapres dari daerah tersebut tidak akan menambah elektabilitas ketua umum Partai Gerindra itu.
Selanjutnya, di Jawa Timur, ada nama Khofifah, Airlangga Hartarto, dan Mahfud MD.
"Untuk tokoh dari luar Jawa ada Yusril Ihza Mahendra. Kalau Erick itu kelahiran Jakarta bukan luar Jawa," ujar Hendri.
Sumber: antara
Artikel Terkait
Pertemuan Prabowo dengan Abraham Samad & Susno Duadji: Ini Klarifikasi Resmi Istana
Said Didu Bongkar Pertemuan 4 Jam dengan Prabowo: Sepakat Hancurkan Oligarki & Geng SOP
Strategi Politik Jokowi 2029-2034: Dukungan ke PSI Kaesang & Gibran
Kritik Dokter Tifa: Jokowi di Rakernas PSI Dinilai Playing Victim, Ini Analisis Lengkapnya