Menariknya, relawan Amin juga memasang spanduk raksasa di depan rumah relawan Prabowo Subianto yang jaraknya berdekatan dengan KPU.
Berbeda dengan atribut lainnya yang berisi dukungan, spanduk di depan markas relawan Prabowo itu menuliskan pesan kritik yang diduga menanggapi keputusan MK.
"Demokrasi Tanpa Dinasti," bunyi spanduk tersebut.
Seperti diketahui, Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) meloloskan syarat calon presiden dan wakil presiden berusia paling rendah 40 tahun dan/atau berpengalaman sebagai kepala daerah menimbulkan kegaduhan.
Banyak pihak yang kecewa dan menilai keputusan MK sebagai upaya menggelar karpet merah untuk putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka. Walikota Solo itu digadang-gadang bakal maju sebagai bakal cawapres Prabowo Subianto.
Hal ini pun memancing reaksi publik karena MK dituding melakukan politik praktis dan melanggengkan dinasti Joko Widodo.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?