Untuk itu, Anies dan cawapresnya, Muhaimin Iskandar menyatakan siap berkolaborasi dengan rakyat dalam menyusun kebijakan.
Capres-cawapres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berjanji akan selalu terbuka dan siap mendengar semua masukan bahkan kritikan.
"Kita perlu sama-sama memeriksa ulang tujuan dan strateginya, kita ingin ini semua menjadi warisan berharga bukan malah jadi bencana yang akan lama dikenang orang," tegas Surya.
Anies Baswedan secara tegas akan mengkaji ulang proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Hal tersebut disampaikannya dalam dialog terbuka Muhammadiyah bersama calon pemimpin bangsa di Edutorium Universitas Muhammadiyah, Surakarta, Rabu (22/11).
Sementara Anies mengkritik pembangunan Food Estate dalam kegiatan Konferensi Orang Muda Pulihkan Indonesia yang diinisiasi Walhi di Balai Kartini, Jakarta pada Sabtu (25/11).
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?