“Bahkan (perilaku politik Jokowi) bisa saja lebih buruk karena dilakukan secara terang,” kata Dedi.
Dedi mencontohkan adik ipar Jokowi, Anwar Usman yang terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik dalam uji materi perkara nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang batas usia capres-cawapres.
Atas perbuatannya, Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) memutuskan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman diberhentikan dari jabatannya.
Selanjutnya, kata Dedi, Jokowi menunjuk sejumlah koleganya semasa menjadi walikota Solo untuk menempati posisi-posisi strategis, mulai dari Kapolri hingga Panglima TNI.
“Contoh-contoh itu cukup menandai Jokowi seolah benar sebagaimana ungkapan Megawati,” tutup Dedi.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah