"Kemudian melalui gaspol, gerak cepat itu dijawab dengan sangat baik oleh seluruh tim pemenangan Pak Ganjar-Prof Mahfud MD," sambungnya.
Dengan safari politik demikian itu, kata Hasto, antusiasme dari masyarakat yang menginginkan pemimpin bersih, merakyat, bergerak cepat, itu terjawab oleh paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud.
Menurut Sekjen DPP PDIP itu, akselerasi gerakan turun ke bawah menyapa rakyat tidak bisa dilakukan oleh capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
“Yang ditangkap oleh rakyat tentang Pak Ganjar dan Prof Mahfud MD adalah kemampuan akselerasinya, kemampuan untuk turun ke bawah, kemampuan untuk blusukan. Dan ini tidak bisa dilakukan oleh Pak Prabowo,” pungkas Hasto.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?