Namun demikian, seperti pada debat pertama, publik akan melihat sejauhmana seorang kandidat diharapkan mampu menjelaskan wawasan, gagasan dan pemikirannya dengan jelas. Selain itu, dalam debat terbuka juga akan dilihat sejauhmana para calon pemimpin itu mampu mengendalikan emosinya.
Baca Juga: Debat Ketiga Capres Besok Malam Bisa Pengaruhi Swingvoters Untuk Tentukan Pilihan
Hal ini sangat penting karena akan langsung dibaca dan ditakar oleh pemirsa televisi. Jadi dalam debat tidak hanya dilihat dari sisi penguasaan materi, melainkan juga cara penyampaian, sikap dan emosi para Capres.
Pada debat pertama yang lalu, public langsung memberikan penilaian terhadap penampilan para Capres, baik melalui polling, media sosial maupun survey yang diselenggarakan oleh lembaga riset.
Beberapa lembaga survey mencatat adanya perubahan pada posisi swingvoters yang menurun setelah debat tersebut. Para calon pemilih yang semula belum menentukan pilihan, kemudian menetapkan pilihan mereka setelah menyaksikan deba Caprres tersebut.
Visi dan Misi
Ketiga Capres pernah menyampaikan gagasan dan pemikirannya mengenai politik luar negeri Indonesia bila terpilih menjadi Presiden dalam forum yang digelar pada November 2023 lalu oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS).
Di hadapan sejumlah audiens, termasuk duta besar negara sahabat yang aktif bertanya, ketiga capres tersebut memaparkan visi politik luar negerinya bila terpilih dalam Pilpres 2024.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?