Sekretaris TPN Ganjar-Mahfud ini mengatakan, komunikasi yang dibangun antara kubu 03 dan 01 dilakukan mengantisipasi kecurangan tersebut.
"Karena itulah kami membangun komunikasi dan bersama-sama mengantisipasi, apapun rakyat yang seharusnya berdaulat," tegas Hasto.
Baca Juga: Eri Cahyadi Sebut Penerapan Parkir Non Tunai untuk Kesejahteraan Juru Pakir
Hasto lantas berbicara terkait jatuhnya pemerintahan Presiden RI kedua Soeharto. Saat itu, kata Hasto, terjadi sikap yang menunjukkan intimidasi dengan cara apapun.
"Pengalaman jatuhnya Pak Harto menunjukkan intimidasi dengan cara apapun ketika itu menyakiti rakyat, ketika itu menculik rakyat, maka rakyat juga akan melakukan perlawanan," pungkasnya.
Ikuti berita terbaru Sinergi Jakarta di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinergijakarta.com
Artikel Terkait
Desakan Copot Erick Thohir dari Menpora: Kinerja Kepemudaan Dipertanyakan, PP Himmah Soroti Indonesia Emas 2045
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?