Jika Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua PP Muslimat NU sudah berteriak, maka setidaknya ada 32 juta pemilih yang takdzim dan itu menjadi sumber perolehan suara yang signifikan.
“Ya jumlahnya sekitar itulah, 32 juta di seluruh Indonesia. Tetapi kita ini kan mengajarkan demokrasi, memberi kebebasan memilih,” ujar Khofifah Indar Parawansa sembari tersenyum kecil saat di wawancara Akbar Faisal.
Lalu, jika jumlah tersebut ditambah dengan pendukung Khofifah Indar Parawansa pada Pilgub 2019, yang jumlahnya mencapai 57 persen, maka berapa total suara yang bisa disumbangkan Khofifah Indar Parawansa kepada Paslon 02 ?
Sesuai dengan DPT 2023, jumlah pemilih di Jawa Timur mencapai 31 juta orang. Kalau 57 persen adalah pengikut Khofifah Indar Parawansa, maka setidaknya ada 18 juta pemilih bisa disumbangkan untuk Paslon 02.
Maka sekali teriak, seorang Khofifah Indar Parawansa bakal mengumpulkan suara tidak kurang dari 50 juta suara.
Ini yang membuat semua elite politik di Tanah Air berlomba untuk merayu Khofifah Indar Parawansa untuk mempersiapkan pertarungan Pilpres 2024.
“Karena sekali teriak, Khofifah Indar Parawansa bisa meraup minimal 50 juta suara, tanpa ongkos. Harga Khofifah memang mahal, hanya kejujuran dan ketulusan yang bisa menggandengnya,” ujar Arbiyanto Masroki, pengamat politik hijau.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: cakrawala.co
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah