Jangan sampai budaya politik uang dilestarikan. “Jangan sampai beranggapan, tidak memilih kalau tidak ada uangnya,” katanya.
Hasnan meminta jangan sampai pemilih pemula karena diberi uang kemudian memilih seseorang.
“Jangan sampai seperti ini terjadi, karena ini sangat merugikan. Dimana integritas dan harga diri kita. Jangan sampai hanya diberi uang Rp100 ribu memindahkan pilihan yang tidak sesuai dengan hati nurani,” ajaknya.
Memilih seseorang pemimpin bisa berpahala, karena disogok, maka berdosa. “Asalnya berpahala, karena masuk sogok menyogok menjadi dosa. Pilihlah sesuai dengan hati nurani,” tuturnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarbanjarmasin.jawapos.com
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?