Selain itu, Ganjar juga menekankan hak demokrasi dan hak memilih yang ada pada rakyat. Ia menyatakan bahwa masyarakat memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan politik mereka.
Calon Presiden yang pernah menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode ini juga memberikan pandangan tentang proses pemilihan.
"Siapa yang akan anda pilih? Anda punya preferensi, maka bagaimana cara melihatnya, lihatlah debat para kandidat: Bapak-ibu akan melihat satu per satu, apa pertanyaannya, bagaimana cara menjawabnya, tahu atau tidak, atau barangkali memang tidak tahu, maka itulah yang menjadi preferensi bapak-ibu untuk memilih," ujar Ganjar.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suarakarya.id
Artikel Terkait
Gus Yahya Dikukuhkan Kembali sebagai Ketua Umum PBNU, Muktamar Ke-35 NU Dijadwalkan 2026
Kekeliruan Rektor UGM Soal Tanggal Lulus Jokowi: Fakta dan Kronologi Lengkap
TPUA Klaim Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis Resmi Bergabung dengan Kubu Jokowi
Desakan Copot Erick Thohir dari Menpora: Kinerja Kepemudaan Dipertanyakan, PP Himmah Soroti Indonesia Emas 2045