Politik - Dalam menghadapi Pemilihan Presiden 2024, tantangan untuk memastikan keberlangsungan demokrasi yang sehat dan bersih dari praktik kecurangan menjadi fokus utama.
Mewujudkan Pemilu yang bersih bukanlah sekadar tanggung jawab lembaga pemantau atau penyelenggara, melainkan sebuah komitmen bersama seluruh masyarakat.
Dalam hal ini, Lembaga Pemantau Pemilu Suara Rakyat (LPP Surak) menggelar diskusi intens dengan tema "Pertaruhan Legitimasi Pemilu di Tengah Isu Kecurangan dan Netralitas Presiden" di Jakarta pada Minggu, 28 Januari 2024.
Baca Juga: Hadapi Pemilu 2024 dengan Semangat Persatuan Tanpa Politisasi SARA
Ketua LPP Surak, Oskar Vitriano, menekankan urgensi diskusi ini terkait dengan isu netralitas Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang tengah menjadi sorotan publik.
Diskusi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk tim sukses pasangan calon dan lembaga penyelenggara Pemilu, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Oskar menjelaskan bahwa tujuan utama dari diskusi ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dinamika yang terjadi saat ini dan menjelaskan bahwa, terdapat berbagai polemik dan dugaan kecurangan,
Baca Juga: Apkam Gencarkan Patroli Jaga Keutuhan Papua dari Ancaman KST
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026