"Kami menilai bahwa amandemen UUD RI 1945 di 2024 harus mendapatkan dukungan politik dari PDIP. Dengan pencalonan Bapak H Ganjar Pranowo sebagai calon presiden PDIP maka dukungan terhadap amandemen UUD RI 1945 tidak lagi dimungkinkan," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, kendati Jokpro dibubarkan, pihaknya masih siap menyumbang pikiran dan gerakan untuk membangun Indonesia.
"Kami akan tetap menjadi bagian dari kegiatan demokrasi di Indonesia dan akan terus mencari ide atau gagasan untuk mengatasi permasalahan yang ada di Indonesia serta melakukan perbaikan perbaikan yang dibutuhkan untuk keberlangsungan pembangunan Indonesia," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Pertemuan Prabowo dengan Abraham Samad & Susno Duadji: Ini Klarifikasi Resmi Istana
Said Didu Bongkar Pertemuan 4 Jam dengan Prabowo: Sepakat Hancurkan Oligarki & Geng SOP
Strategi Politik Jokowi 2029-2034: Dukungan ke PSI Kaesang & Gibran
Kritik Dokter Tifa: Jokowi di Rakernas PSI Dinilai Playing Victim, Ini Analisis Lengkapnya