Meskipun, menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, sulit bagi Prabowo untuk menghilangkan pengaruh politik dari Jokowi.
"Secara politik susah menghilangkan dugaan bahwa Jokowi akan turut andil dalam menentukan kabinet Prabowo," kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/3).
Adi lantas memaparkan dua hal yang memungkinkan Jokowi terlibat dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Pertama karena Jokowi merasa punya peran signifikan atas kemenangan paslon 02. Kedua, posisinya sebagai presiden dinilai publik terlihat punya atensi urusan kabinet. Pengaruhnya masih kuat," paparnya.
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026