Pertemuan yang diinisiasi dua elit Gerindra itu bertujuan untuk bersilaturahmi dengan Imam Besar FPI tersebut. Pengacara Rizieq, Aziz Yanuar, mengatakan pertemuan itu berlangsung di kediaman Rizieq atau markas besar FPI, di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 3 Agustus 2024 pukul 16.00-17.30.
"Agenda silaturahmi. Kami menjamin tidak ada bahasan soal dukungan untuk pemilihan kepala daerah," kata Aziz kepada Tempo, Ahad, 4 Agustus 2024.
Kendati begitu, Ia tak menampik ada pembahasan politik yang dilakukan Rizieq selama 90 menit dengan kedua orang dekat Prabowo Subianto tersebut. Salah satunya mengenai pembentukan kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran yang diminta Rizieq dibentuk secara meritokrasi.
"Habib meminta agar Abang Dasco dan Habiburokhman menyampaikan pesan kepada Pak Prabowo untuk memilih Menteri berdasarkan keahlian dan memiliki wibawa," ujar dia.
Rizieq, Aziz melanjutkan, juga bersedia untuk melanjutkan kerjasama dengan kedua petinggi Partai Gerindra itu. Akan tetapi, kerjasama yang dimaksud bukanlah kerjasama dalam mengerek daya elektoral di kontestasi pilkada yang akan dihelat pada November mendatang.
"Kerjasama yang dibahas lebih jauh, soal bangsa dan negara, bukan lagi soal pilkada," ucapnya.
Dalam dokumentasi foto yang diperoleh Tempo, Dasco nampak menggunakan kemeja putih dengan aksen tiga garis biru, merah dan abu-abu. Sementara Habiburokhman menggunakan kemeja berwarna cream dengan motif kotak-kotak. Keduanya mengapit Rizieq yang menggunakan pakaian gamis serba putih.
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026