Jika Ganjar di garis nasionalis dan Anies di kubu politik Islam, maka Prabowo berada di poros tengah. Posisi politik ini memudahkan Prabowo membangun kerja sama dengan spektrum politik yang lebih luas.
Rekam jejak cita-cita Prabowo soal ekonomi Indonesia menjadi "Macan Asia" yang disampaikan sejak Pilpres 2014 juga menunjukkan ada hasrat yang sudah lama disampaikan dalam upaya membangkitkan ekonomi.
Sejak Pilpres 2014 pula, Prabowo sudah dikenal publik mempopulerkan upaya untuk mengangkat ekonomi rakyat.
"Jenis ekonomi yang mewarnai pemikiran Prabowo dikenal lebih berwarna kerakyatan, ekonomi yang banyak perhatian kepada mereka yang tertinggal," jelas Adrian Sopa.
Rekam jejak inilah yang belum terlihat jelas oleh publik terhadap Ganjar dan Anies Baswedan.
"Ini yang membuat Anies Baswedan belum menonjol soal ekonomi," tutup Adrian Sopa.
Pada survei LSI Denny JA yang digelar 3 sampai 14 Mei 2023, Prabowo berada di urutan pertama capres strong leader, yakni dengan 56,2 persen. Posisi kedua ada Anies Baswedan dengan 18,7 persen, dan Ganjar Pranowo di posisi ketiga dengan 14,8 persen.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Desakan Copot Erick Thohir dari Menpora: Kinerja Kepemudaan Dipertanyakan, PP Himmah Soroti Indonesia Emas 2045
Rocky Gerung: Jokowi Tak Bisa Tenang Sebelum Kasus Ijazah & Hukum Keluarga Terbukti
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Analisis & Daftar Tersangka Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?