NARASIBARU.COM - Isi pantun Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam momen Retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah menuai sorotan.
Pantun bukan sembarang pantun, pasalnya isi dari pantun tersebut diduga menyentil mantan partainya, PDIP.
Berikut isi dari pantun yang dibacakan Gibran saat Retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Anak Merajuk Matanya Merah
Bertemu Pak Raden Diberi Kedondong
Kalau sudah Jadi Kepala Daerah
Perintah Bapak Presiden Dipatuhi Dong
Secara tidak langsung Gibran secara terang-terangan menitip pesan tersirat, bahwa sudah seharusnya kepala daerah mematuhi perintah Presiden.
Konten yang diposting Gibran dalam akun tiktoknya @gibran_rakabuming itu sontak mengundang beragam komentar pro dan kontra dari netizen.
“Sehalus sutra cara wapres menyindir kepala daerah yang berasal dari Partai PDIP,” tulis akun @mas Wirrr.
“Kelas banget pantunnya, Megawati kepanasan dengar pantunnya mas wapres,” sahut @ALL82.
“Simpel tapi bisa bikin panas yang sebelah,” ujar @My life.
“Ubur-ubur ikan lele… fufufafa ini le..,” tulis @gustins78.
“ubur ubur ikan lele ,,,, punya wapres gak guna le ,” ucap @ommeh.
“Mundur saja mas , masih banyak yang berkualitas dari kamu. introspeksi diri tolong mas Gibran,” ujar @Maajid Abdul ghoffaar.
👇👇
@gibran_rakabuming Setuju?
♬ original sound - Gibran Rakabuming
Seperti diketahui, sebelumnya Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri sempat memerintahkan kepala daerah kader PDIP untuk tidak mengikuti Retreat di Akmil Magelang.
Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan Megawati mogok. Namun usut punya usut, hal ini buntut dari penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026