"Nanti dalam proses pembebasan lahan aka dibantu oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov), dan penyedia fifa SPAM Regional dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) yakni Pemerintah Pusat," ujarnya.
Iwan menjelaskan, pihaknya sudah melakukan kontrak dengan Direjen Sumber Daya Air RI sehingga dalam proses pematenan bisa berjalan dengan lancar.
"Karena dijadikan ssebagai SPAM Regional. Sekarang air yang baru 73 persen bisa mengairi 100 persen di beberapa wilayah," terangnya.
Baca Juga: Jangan Sampai Lupa, Ini Jadwal Puasa Rajab 2024 dan Keutamaannya
Ia menuturkan, anggaran tersebut ditentukan berdasarkan kajian dengan Kementerian PUPR.
"Meskipun kami sudah melakukan kerjasama dengan instansi awalnya pembiayaan SPAM dibiayai dari APBD. Dikhawatirkan, tidak cukup kami meminta agar pemerintah pusat membantu pembiayaan," papar Iwan.
Dikatakan Iwan, Bendungan Karian juga untuk memenuhi kebutuhan irigasi sawah seluas 22.000 hektar di Provinsi Banten.
"Kalau irigasi semoga saja bisa di tahun 2024. Begitupun, SPAM Regional, sekarang kami sedang mengupayakan agar Bendungan Karian bermanfaat bagi masyarakat," jelasnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bantenraya.com
Artikel Terkait
MBG di Boyolali Disabotase: Ratusan Paket Ditarik, Ada Orang Asing Masuk Kelas!
Biar Bosmu Tahu! Viral Bobby Nasution Razia Truk Pelat Aceh di Sumut Demi Kejar PAD Triliunan
VIRAL Kain Kafan dan Kerangka Manusia Berserakan di Area Proyek Tangerang
Fakta-Fakta Kesiapan IKN Jadi Ibu Kota Politik 2028, Cuma Cuap-Cuap Belaka?