NARASIBARU.COM - Melemahnya perekonomian China yang diiringi dengan 50 perusahaan properti yang bangkrut dikhawatirkan dapat berdampak pada perekonomian Indonesia.
Pasalnya, China merupakan salah satu mitra dagang besar Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani yang saat ini tengah mewaspadai dampak yang mungkin ditimbulkan dari pelemahan ekonomi Tiongkok itu.
"Semua (mitra) dengan China mengalami pertumbuhan ekonomi yang melambat tapi ini sesuatu yang perlu kita lihat apa sebabnya dan bagaimana dampaknya ke ekonomi Indonesia," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Rabu (25/10).
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Strategi Hedge Fund Global
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara