MANADOPOST. ID-Rabu (27/12) siang tadi, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Utara (Sulut) kembali memaparkan capaian kinerja keuangan daerah di Sulut. Baik Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sampai dengan akhir November 2023. Dalam kegiatan 'Bacirita APBN, ALCo Regional Sulut'.
Kegiatan yang dilaksanakan secara offline dan online tersebut dihadiri oleh Instansi di bawah Kementerian Keuangan. Mulai dari DJBC Sulbagtara, KPKNL, DJP Suluttenggomalut, BDK Manado, Akademisi, Pemerintah Provinsi Sulut, Media dan juga stakeholder terkait lainnya.
Pada kesempatan itu, Kakanwil DJPb Sulut Ratih Hapsari Kusumawardani, memaparkan kondisi perekonomian global, yang masih dihadapkan dengan risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Hal ini, menurutnya, ditandai dengan beberapa indikator diantaranya yaitu tingkat inflasi di negara-negara maju yang masih relatif tinggi yang dimungkinkan berdampak pada kebijakan pengetatan moneter di negara-negara tersebut sehingga menekan likuiditas di
tingkat global.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Strategi Hedge Fund Global
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara