SAWITKU-Refina Muthia Sundari, Research Manager dari Traction Energy Asia mengatakan, minyak jelantah adalah komodias alternatif yang menjanjikan untuk Indonesia.
Menurut Sundari, inovasi minyak jelantah untuk biodiesel bukan hal baru di dunia. Hanya saja pemanfaatan minyak jelantah di Indonesia masih sangat kurang.
Menurut Refina, implementasi minyak jelantah sebagai bahan bakar alternatif di Indonesia masih menghadapi beberapa kendala.
Baca Juga: Minyak Jelantah Bisa Tingkatkan Ketahanan Energi dan Kurangi Kerusakan Lingkungan
“Kalau teknologinya sudah ada, hanya pasti akan lebih mahal. Minyak jelantah sangat mungkin untuk dikembangkan, hanya kita belum punya regulasi untuk mengatur tata kelola dan tata niaganya,” kata dia Sundari.
Di sisi lain, jaminan ketersediaan dan pengelolaan logistik minyak jelantah yang belum siap juga menjadi tantangan.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Strategi Hedge Fund Global
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara