Kenaikan harga jagung di Tanah Air diduga disebabkan anomali cuaca sehingga hasil panen kurang maksimal.
Besaran harga tersebut melampaui Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp5.000 per kilogram. (*/red)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: selingkarwilis.com
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Strategi Hedge Fund Global
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara