Kemudian saat ditanyakan untuk ke depannya bahwa impor dari Israel tersebut untuk bisa dikontrol oleh pemerintah Indonesia, dia mengatakan bahwa hal itu bisa ditanyakan ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI.
Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor yang selama ini dilakukan Indonesia dari Israel.
Berdasarkan data secara kumulatif, nilai impor terbesar produk yang didatangkan dari Israel yaitu komoditas mesin/peralatan mekanis dan bagiannya dengan total mencapai US$25,82 juta dengan volume 1,74 juta kilogram.
Kemudian, diikuti mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya US$5,10 juta dengan volume 37.062 kilogram, dan perkakas dan peralatan dari logam tidak mulia US$1,55 juta dengan volume 6.808 kilogram.
Sumber: bisnis
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Strategi Hedge Fund Global
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara