SAMPANG - Kasus penembakan terhadap relawan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Sampang, Madura, Jawa Timur, telah mengungkap sosok Kepala Desa (Kades) sebagai otak di balik peristiwa tragis tersebut.
Kades berinisial MW (37) diduga memberikan uang sejumlah Rp50 juta kepada empat tersangka lain yang terlibat dalam penembakan tersebut.
Penangkapan lima tersangka, yang terjadi pada Jumat (22/12/2023) lalu, mengungkap peran masing-masing dalam insiden tersebut. MW, selaku Kades di Kabupaten Sampang, diduga menjadi otak penembakan karena memiliki dendam pribadi terhadap korban bernama Muara (50).
Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Pesan Damai dan Kasih Sayang dalam Ibadah Natal Mabes Polri
Tersangka AR (31) bertugas sebagai eksekutor penembakan menggunakan pistol revolver S&W, sementara tersangka HH (32) mengendarai sepeda motor dan membawa AR saat kejadian. Dua tersangka lain, H (52) dan S (64), berperan dalam pengintaian sebelum mengeksekusi korban.
Direktur Ditreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto, menjelaskan bahwa MW merencanakan dan memberikan perintah kepada tersangka lain. Ia juga menyediakan senjata api dan sebuah sepeda motor untuk melancarkan aksi tersebut.
Artikel Terkait
Harga Chromebook Kemendikbud Rp 5,7 Juta, Nadiem Makarim Bantah Keras Isu Rp 10 Juta
Yaqut Cholil Qoumas Dipanggil KPK Lagi, Saksi Kunci Kasus Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun
Jampidsus Geledah Rumah Mantan Menteri LHK Terkait Kasus Nikel Konawe Utara yang Di-SP3 KPK
Roy Suryo Lapor Balik Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis ke Polisi, Ini Alasannya