Ia mengatakan, kejadian pengeroyokan di Sempidi Badung, menjadi atensi khusus Kapolda Bali karena selain meresahkan, juga menelan korban jiwa.
Kombes Jansen mengatakan jajaran Polres Badung masih menyelidiki aksi brutal yang dilakukan para pelaku, dan hingga kini belum terungkap.
"Polres Badung masih menyelidiki dibantu oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali untuk mengusut kasus ini," terangnya.
Mantan Kapolresta Denpasar ini kembali melanjutkan, pihak kepolisian sedang memeriksa rekaman CCTV di seputaran TKP dan mendalami saksi-saksi di lokasi dan menganalisa pelaku dalam rekaman video pengeroyokan yang viral. Berbagai upaya yang telah dilakukan agar dapat mengungkap identitas para pelaku.
"Informasi sementara, gerombolan pemotor berjumlah sekitar 12 orang dengan tujuh motor dan berpakaian serba hitam," tutupnya.
Seperti berita kemarin, nasib tragis pemuda bernama Adhi Putra Krisnawan, 23, lenyap ditangan gerombolan pengendara motor berjumlah 12 orang. Adhi Putra tewas di Jalan Raya Sempidi-Dalung, Banjar Uma Gunung, Kelurahan Sempidi, Mengwi, Badung pada Selasa 16 Januari 2024.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarbali.jawapos.com
Artikel Terkait
Polisi Gerebek Markas Judi Online Kamboja di Palembang, 2 Pelaku Diamankan
APH Ditantang Periksa Jokowi Terkait Kasus Korupsi Minyak Pertamina dan Kuota Haji
Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Dugaan Korupsi Sawit Rp 450 Triliun Terungkap
Harga Chromebook Kemendikbud Rp 5,7 Juta, Nadiem Makarim Bantah Keras Isu Rp 10 Juta