Telah disampaikan juga agenda kegiatan tersebut berisi penyampaian catatan hitam POLRI, pelepasan 1000 balon hitam dan deklarasi pemilu intervensi POLRI.
Menanggapi isu tersebut, Abdul Rohman mengatakan pihaknya bahwa aksi tersebut merupakan ulah oknum yang mengatasnamakan BEMPTNU.
Dalam wawancaranya, Ia mengutuk keras segala bentuk kegiatan yang mengganggu kestabilan negara. Selanjutnya Abdul Rohman mengungkapkan bahwa BEMPTNU sesuai daripada Nahdlatul Ulama.
"Kita BEMPTNU berkomitmen menjaga pemilu damai dan percaya POLRI bisa menjalankan amanah sesuai dengan cita-cita polisi yaitu POLRI Presisi," Pungkasnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: hallo.id
Artikel Terkait
APH Ditantang Periksa Jokowi Terkait Kasus Korupsi Minyak Pertamina dan Kuota Haji
Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Dugaan Korupsi Sawit Rp 450 Triliun Terungkap
Harga Chromebook Kemendikbud Rp 5,7 Juta, Nadiem Makarim Bantah Keras Isu Rp 10 Juta
Yaqut Cholil Qoumas Dipanggil KPK Lagi, Saksi Kunci Kasus Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun